Wednesday, 13 August 2008

Jika ku

Jika aku hanya sebatang korek api
Yang dibuang ketika isi ku habis
Yang menjadi hitam ketika api itu mengalir
dan tak berdaya ketika air itu menggenangi

Pasti ku tak kan pernah bisa bermimpi
Menyelami lebih dalam dunia batinku
Hingga ku peroleh apa yang ku dambakan
Hingga ku berhasil menghasilkan ilmu kebaikan

Jika ku hanya seekor nyamuk terbang
Yang umur ku tak lebih dari satu hari
Yang jentikku tak berarti apapun
dan tak ada milik pribadi dalam darahku

Pasti ku kan menjerit sekuat hatiku
Pasti ku kan berkata ini lah akhirku
Ketika sebenarnya takdir itu dapat kupilih
Ku pilih ke semangat yang membahagikan

                            

Saturday, 05 July 2008

Apa aku, dia atau kamu?

Hanya aku yang berdiri disini
Menatap keujung sana yang hampa
Tersenyum melambaikan kesedihan ini
Ditemaramnya malam kegelapan fana

Hanya diam yang mampu berucap
Menyampaikan perihnya dilidah ini
Kala dia yang maya terus berharap
Agar saat itu datang menghampiri

Hanya suram temani raga yang sakit
Tuk bisa hilangkan pilu di jiwa dan hati
Hingga kamu tak lagi merasa terhimpit
Dikegemingan kilauan cahaya yang terpati

Saturday, 07 June 2008

Merasa Aku

Hanya sebulan yang lalu ini terjadi
Hanya sekejap saja ini terlewati

Tak terasa kini telah berakhir
Tak terasa baru saja mengalir

Aku berubah tapi tak bisa
Kebiasaan ini menempel denganku
Aku menyesal tapi percuma
Karena ia sudah membentukku

Mungkin suatu malam kan hadir lagi
Temani aku yang sepi sendiri disini
Merinding karena perasaan saja
Yang belum tentu semua itu ada

Lihat saja kedalam diriku lagi
Pandangi saja ke dalam mataku lagi
Tatapi saja raut wajah ku ini
dan Panglingkan saja pendengaranmu ini

Kelak, engkau tau sapa aku
Yah, sapa aku dan kamu sebenarnya

Sunday, 18 May 2008

Doaku Pada-Mu

Ya Allah,
Engkaulah pemberi risalah
Yang dibawakan sang rasulullah
Untuk ku dan mereka beribadah

Ya Allah,
Engkaulah pemecah masalah
Menenangkan hatiku yang resah
Hingga hilanglah diri yang gundah

Ya Allah,
Malam ini ku kembali pasrah
Bukan berarti aku menyerah
Hanya kedamaian kumenanti secercah

Ya Allah,
Akhirnya senyum itu diraihlah
Petanda diri siap melangkah
Semoga engkau hapuskan salah

Aminnnn....

----------------------------------------------------
wrote by me @18.20 pm Sunday, 29 Juli 2007
ketemu di binder.. dan pengen nge-postnya..
Karena, hari ini me berjanji kpd-Nya..
akan 1 hal perjuangan yang pasti..

Saturday, 26 April 2008

Siang ini panas

Siang ini panas menyengat
Menuikan bulir-bulir keringat
Mengalir dari ujung kepala
Hingga menetes ke bawah sana

Hati ini riang sekali
Menyambut jiwa yang menyanyi
Bersenandung dari bibir kecil
Hingga gemanya bersemilir

Ku jatuh tuk melompat
Kesana yang lebih tinggi
Ku menyesal tuk semangat
Hadapi ini lebih baik

Buat apa terus begini ?
Tapi tak apa asal sesal
Tuk meraih sukses menanti
Di depan yang begitu terjal

Ingatkan ku teman
Ada apa disana ?
Yang menuggu ku datang
Tuk siap melangkah

Monday, 11 February 2008

Hard to Lose

Being ignored is not what i want
Just felt like bees bite me
Hurt and they're very itches
Want to scratch it a much

watta be nice to hold you
watta be nice to take you home
watta be nice to kiss you

loneliness is just a matter of feeling
to be so hard to loose the b*tch
Just get loss from the sight of my eyes
Free to breath again and more

Huh.. You don't get it
So don't dare to take it
Just make free of it
Hard to losing it
isn't it??

Friday, 25 January 2008

Akhiri Diri Sendiri

Relingkuhan nadi ku berdenyut lembut
Seraya terus saja tanpa kata lelah
Menyambut dia sang pemikat raga
Hingga suatu malam kan menjemput

Ku ingin melangkah menjauh terhempas
Bangkitkan aku dari tidur gelap ini
Bersama dia yang menyengat menyakitiku
Mati begitu saja yang tak berharap baik

Ringkihan ini mungkin tak sekedar bisikan
Bagi suatu itu yang sebenarnya ada disana
Menanti menyaksikan drama ribuan kalbu
Memilah mana yang kan bertemu bahagia

Berakhirlah sudah jurang panjang itu
Berakhir pula lah penat batin menyeru
Berkata tak lagi indah didengar merdu
Hanya isakan yang menyertainya syahdu

===================================
Ada yang bisa artiin puisi ini??
Kalo bisa, salut banget dah..
Bisa dapet hadiah dari gw..

Friday, 11 January 2008

Lelah Tuk Berpikir

Sekiranya hanya detik yang ada
Mungkin Dunia ini kan jadi kecil
Sekiranya hanya Bumi  di semesta
Mungkin Alam ini kan jadi kerdil

Takkan pernah terbayangkan
Kalau saja semua hari itu Senin
Takkan pernah terelakkan
Kalau lelah itu pasti mampir

Berpikir sekiranya mudah
Namun sebenarnya rumit
Tak selamanya mimpi indah
Terbayang hanya pahit

Lelah mungkin
Tubuhku tuk berdiri
Letih mungkin
Otakku tuk berpikir

Liburan, yah semenit dua menit
Kurang, sehari pun cukup lah
Tapi pelik jika ternyata menyempit
Hibur lah ia dengan yang indah

---------------------------
H-1 menjelang UAS TeKom dan EkTek..
Tidaaakkkkk....

Sunday, 23 December 2007

Malu Tau Tak Tau Malu

Langkah pikiran ini mebingungkan
Keraguan yang salah sebenarnya takut
Aku hanya sebutir karang yang terhempas
Dikesesatannya yang menggiurkan malu

Ketika ia datang menghampiri diri
Yang terdiam terpana membeku bara
Hingga kesenjangannya kuraih juga
Ketika hati ini sudah ingin tau

Hanya saja ego tak kan hilang
Manusia yang hina dina tak mati
Melambangkan hening kesemuan batin
Kau mungkin akan mengakatan tak

Untuk kesekian kalinya rasa berlalu
Bisa saja ku bilang mau jalan
Tapi hati lagi-lagi bingung
Kepada dia yang merasa tau

Kusimpuhkan lagi betis ini
Berusaha tuk temu yang baru
Jalan yang katanya lurus itu
Merasakan diri lagi malu

Yah... Aku ini
Malu Tau Tak Tau Malu..

Monday, 17 December 2007

Keheningan Jiwa

Bebas diterpa angin melambung
Serasa memperoleh seuntai cinta

Aku tak lagi penasaran karnanya
Hanya ku bingung kenapa begini

Kali ini mengosong begitu saja
Membuat jiwa ini tak mau bergerak
Walau sebenarnya ada didepan sana
Menunggu tuk hilang menyesak

Kata ku "Ntar lah..."
Tapi kapan??
Ku diam gelisah
kosong

Hanya sejengkal diraih
Namun tak mau beralih

Diakhirnya kutemukan payah
Walau terus berulang juga
Membekas di perasaan dulu
Di keheningan jiwa ku itu

Antara "Katakanlah.." dan "Seperti itu.."

Manusia, apa kamu tau?
Kemana kaki mu melangkah.
Dimana jejaknya kan membekas.
Hingga keringat ini mengering.

Mulut ini lelah mungkin
Kalo saja dia bisa berkata
Penat berbicara yang tidak penting
Di keegoisanmu yang berdusta

Tangan itu juga ikut bosan
Melambikan hanya karna terpaksa
Ketika kau ingin senang
Menambah kebosanan melangsa

Jiwa bisa jadi bertanya
Apa "Katakanlah.." ??
Atau "Seperti itu.." ??
Yang lebih bermakna

Tapi hanya yang aku tau
Antara "Katakanlah.." dan "Seperti itu.."
Tak lebih hanya kebodohan murni
Merasa kepintaran tlah diraih

Sadar nggak sich....

My Photo

August 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31            
Powered by Friendster Blogs